Jenis - jenis investasi yang perlu kamu ketahui. Investasi sudah menjadi hal yang tidak asing lagi bagi kita semua, namun tidak semua orang mengerti tentang investasi. untuk anda yang ingin melakukan investasi, anda harus mengerti dan memahami investasi , seperti yang dijelaskan pada artikel sebelumnya yaitu, Pengertian dan Mengenal Apa itu Investasi.
Setelah anda memahami dan selangkah lebih mengenal investasi, anda harus memikirkan dan mengetahui rencana investasi anda, dalam arti anda merencanakan Investasi dalam bentuk apa, sehingga hasil investasi anda dapat anda nikmati sesuai target investasi anda. Pada artikel ini akan dijelaskan jenis-jenis Investasi yang perlu anda ketahui sebelum memulai investasi.
Jenis - jenis Produk Investasi
1. Deposito
Depostio merupakan sebuah jenis simpanan berjangka yang disediakan oleh perbankan yang tentunya bisa dimanfaat oleh setiap nasabahnya. Menurut OJK, Deposito merupakan jenis simpanan yang dapat dicairkan dengan waktu tertentu. Pada intinya, deposito ini adalah sebuah simpanan yang disediakan oleh perbankan dengan bunga tertentu, dan jangka waktu tertentu.
2. Saham
Saham merupakan surat atau sebuah bukti yang mewakili kepemilikan bagian modal dari sebuah perusahaan. Seseorang yang telah membeli dan memiliki saham pada sebuah perusahaan, maka dia berhak mendapatkan hasil keuntungan aset dari perushaan tersebut. Pemilik saham juga berhak mendapatkan pembagian keuntungan aset, atau biasa disebut deviden sesuai dengan saham yang dimilikinya, dan pembagian ini telah disesuaikan dengan perhitungan dalam anggaran dasar perusahaan.
3. Obligasi
Obligasi merupakan sebuah surat hutang jangka panjang yang telah diterbitkan oleh Pemerintah dan atau perusahaan dengan nominal dan waktu jatuh tempo tertentu. Biasanya, obligasi ditemui pada persuhaan yang mengakomodasi jasa peminjaman modal. Sama seperti dengan saham, kita memiliki hak deviden dari hasil keuntungan Obligasi ini, namun yang membedakan dengan saham adalah resiko. Dimana resiko Obligasi lebih rendah ketimbang dengan resiko pada saham, bahkan pemerintah menyebutnya tanpa resiko. dan apabila kita bandingkan dengan Investasi Deposito, Obligasi memiliki ruang lebih besar untuk memperoleh keuntungan karena bunga per-tahun nya lebih tinggi ketimbang Investasi pada Deposito, namun kembali lagi pada resiko yang ditawarkan, Obligasi memiliki resiko leih besar dari deposito perbankan.
4. Reksa Dana
Reksa Dana merupakan sebuah instrumen untuk memberikan wadah yang berfungsi untuk menghimpun atau mengumpulkan dan masyarakat dan dikelola oleh manager investasi dengan menginvestasikan dana tersebut dalam surat berharga, yakni Saham, Obligasi, dan Instrumen Pasar Uang (Money Market).
5. Emas
Emas merupakan Brankas Logam Mulia. Kebanyakan orang melakukan investasi emas ini untuk jenjang kedepan atau biasa disebut tunjangan hari tua, itu artinya investasi emas ini adalah sebuah investasi yang tentunya dengan jangka waktu panjang. Kebanyakan investor pemula salah strategi dan memahami kinerja dari investasi emas ini dan alhasil mengalami kerugian pada saat sale atau jual emas. Selain itu investasi emas anda bisa menjaga dan mengembangkan keuangan anda dimasa mendatang, dengan resiko yang relatif rendah. Adapun resiko dari investasi emas logam mulia ini adalah pada inflasi.
saran untuk pemula dong kakk..
BalasHapusNabung terus sampe jadi gunung tabungannyaaaa
BalasHapus