Belajar Bersama Sidungu

Kamis, 09 Desember 2021

TIPS MENYUSUN SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN BENAR

TIPS MENYUSUN SURAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN BENAR

TIPS MEMBUAT LAMARAN KERJA YANG BAIK DAN BENAR

Bekerja adalah impian dan tujuan dalam hidup manusia sebagai mahluk sosial didunia ini untuk mendapatkan sebuah pekerjaan yang di impikan. Untuk memulai pekerjaan, tentunya anda akan membuat surat permohonan kerja atau surat lamaran kerja, yang dimana isi nya adalah permohonan untuk bekerja diperusahaan yang anda tuju.

Namun, sebagai pelamar pekerjaan ada baiknya anda menyusun surat lamaran kerja tersebut dengan sebaik mungkin, ini dikarenakan banyak perusahaan yang memandang surat lamaran sebagai cover latter dari seluruh bagian dokumen lamaran kerja anda. Selain Curicullum Vitae (CV) surat lamaran kerja juga dokumen yang terpenting. Secara ketentuan, surat lamaran kerja ini tidak ada ketentutan atau keharusan yang paten, namun anda perlu menyusunnya sebaik mungkin. Berikut ini adalah tips untuk menyusun surat lamaran kerja yang baik.



1. Tata Bahasa

Dalam menyusun surat lamaran kerja, gunakan tata bahasa yang baik dan benar karena ini akan mempengaruhi penilaian kualitas dalam diri anda dalam melamar sebuah pekerjaan. Dalam suatu keadaan anda bisa menggunakan surat lamaran kerja menggunakan bahasa inggris, namun apabila anda tidak mempunyai cukup kemampuan dalam bahasa inggris, gunakanlah bahasa indonesia yang baik dan benar, dengan begitu Pimpinan perusahaan akan lebih nyaman dan tertarik dengan lamaran pekerjaan yang anda ajukan.

2. Kerapian

Saat menyusun surat lamaran pekerjaan, yang perlu anda perhatikan adalah kerapian surat lamaran kerja anda. Susun surat lamaran kerja anda sebaik mungkin, misal gunakan satu font-family sopan dan satu jenis, gunakan bahasa baku yang mudah dimengerti, dan tidak bertele-tele, pastikan surat lamaran anda tidak berantakan dalam format nya, perataan susunan kalimat dalam kertas harus sama rata agar lebih rapi dan indah di pandang.

3. Struktur Surat Lamaran Kerja

Yang ketiga yaitu dengan memperhatikan dan memahami Struktur Surat Lamaran Kerja saat menyusun. Perhatikan sistematika dalam menyusun surat lamaran kerja, mulai dari tanggal, Tujuan surat, Isi, Lampiran, hingga penutup. 

Dalam menyusun surat lamaran kerja, gunakan struktur yang baku dan format yang baku dalam membuat surat lamaran kerja ini, pastikan struksure surat sudah benar, lalu dalam melampirkan riwayat pendidikan, gunakan pendidikan tertinggi anda sebagi lampiran surat dilamaran kerja.

dan pada bagian penutup surat, jangan terlalu bertele - tele dan menjelaskan tentang diri anda terlalu banyak, dan jangan lupa untuk memberi ucapan "Terima Kasih" pada akhir surat lamaran kerja.

4. Proof Read

Yang terkahir yaitu Proof Read . ini adalah salah satu tips yang harus anda lakukan sebelum anda mengirimkan dokumen anda ke perusahaan yang akan anda tuju. Proof read ini adalah dengan mengecek dan membaca ulang surat lamaran kerja yang anda susun, dengan tujuan apakah ada kata atau kalimat yang kurang pas dan tidak baku, bahkan tidak sopan, maka anda bisa mengganti nya sebelum anda mengirim surat lamaran tersebut.

Kebanyakan orang, terutama yang fresh graduate kurangnya dalam Proof Read, sehingga surat lamaran kerja yang disusun terdapat kata - kata yang kurang baku, atau tidak enak dibaca. jadi sebelum anda mengirim surat lamaran kerja ini, anda cek ulang dan pastikan tidak ada salah ketik atau salah penulisan dalam menyusun surat lamaran kerja anda.

Demikian informasi tentang Tips Membuat Surat Lamaran Kerja Yang Baik , Semoga bermanfaat.

Kamis, 02 Desember 2021

PERBEDAAN SAHAM DAN OBLIGASI DALAM DUNIA INVESTASI

PERBEDAAN SAHAM DAN OBLIGASI DALAM DUNIA INVESTASI

PERBEDAAN SAHAM DAN OBLIGASI



Pada saat akan memulai investasi, ada baiknya anda mengenali terlebih dahulu produk produk investasinya, perbedaan dan resikonya. Pada dunia investasi, terdapat dua produk investasi yang cukup populer, namun sebagai investor pemula banyak yang belum mengeerti dan memahami produk investasi tersebut. 

Produk investasi itu adalah Saham dan Obligasi . Saham dan obligasi adalah dua produk yang cukup populer. Namun rata - rata investor pemula tidak mengetahui dan memahami kedua produk tersebut, terutama dalam perbedaan antara Saham dan Obligasi. Keduanya memiliki faktor dan target yang mendasar sehingga memiliki perbedaan yang sangat mempengaruhi dari hasil investasi anda.

Seperti yang dijelaskan pada artikel sebelum nya yaitu mengenai Jenis - Jenis Produk Investasi, saham dapat diartikan sebagai surat atau sebuah bukti yang mewakili kepemilikan bagian modal dari sebuah perusahaan. Seseorang yang telah membeli dan memiliki saham pada sebuah perusahaan, maka dia berhak mendapatkan hasil keuntungan aset dari perushaan tersebut. Sedangakan Obligasi dapat diartikan sebuah surat hutang jangka panjang yang telah diterbitkan oleh Pemerintah dan atau perusahaan dengan nominal dan waktu jatuh tempo tertentu. Biasanya, obligasi ditemui pada persuhaan yang mengakomodasi jasa peminjaman modal.

Selain dari pengertian masih banyak perbedaan antara Saham dan Obligasi , Simak artikel berikut.

1. Badan Penerbit Investasi

Pada produk investasi Obligasi, adalah produk yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan, baik itu perusahaan swasta maupun BUMN, yang di terbitkan sebagai surat hutang berjangka.

Sedangkan produk investasi Saham, adalah produk investasi yang diterbitkan oleh perusahaan yang sudah terdaftar dalam efek bursa. 

2. Jangka Waktu

Pada investasi Obligasi, memiliki jangka waktu yang bisa dibilang relatif lebih rendah dibandingkan dengan Saham. selain itu Jangka waktu pada obligasi memiliki jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan dalam kepemilikan surat berharga tersebut.

Berbeda dengan Saham, saham memiliki jangka waktu yang cukup panjang, yaitu dimana saham akan selalu berlaku selama perusahaan masih ada dan beroperasional.

3. Pembagian Imbal Hasil (Return)

Return atau bisa dibilang imbal hasil atau juga bisa disebut keuntungan/laba pada obligasi akan dihitung sesuai dengan hasil perhitungan harga pokok hutang, dan suku bunga yang berlaku.

Sedangkan saham akan membagikan keuntungan dengan sistem pembagaian sama rata kesemua pihak yang mempunyai saham tersebut. Besarnya deviden keuntungan yang diperoleh investor berbeda beda, sesuai dengan besarnya modal investor saat membeli saham.

4. Pajak 

Pada Obligasi keuntungan yang diberikan kepada pemilik surat berharga atau investor tidak dikenakan biaya pajak.

Sedangkan pada saham, akan dikenakan biaya pajak tambahan setelah perhitungan berapa nilai keuntungan yang didapatkan.

5. Likuiditas

Pada obligasi, yang menjadi pemegang obligasi sebagia krediut harus tetap membayar, meskipun perusahaan penerbit mengalami kebangkrutan.

Sedangkan pada saham, deviden keuntungan akan dibayarkan kepada investor saat penerbit perusaan pemegeang saham mengalami kebangkrutan.

Keuntungan dan Kekurangan Investasi Saham & Obligasi

Dengan mengenal dan memahami apa itu Saham dan Obligasi, anda juga perlu mengetahui keuntungan dan kekurangan dalam 2 produk investasi ini, guna untuk memperkirakan dan merencanakan, bagaimana kondisi aset anda nanti setelah membeli produk investasi saham maupun obligasi. adapun keuntungan dan kerugian dalam investasi saham dan obligasi adala sebagai berikut .

1. Kekurangan Obligasi

  • Terjadinya kegagalan dalam pembayaran deviden atau keuntungan, itu artinya apabila management dan putaran uang kurang baik akan mengakibatkan kegagalan dalam membayar investor 
  • yang kedua yaitu terjadinya Capital Loss. Yaitu dimana kerugian yang disebabkan inflasi, gejolak politik, ekonomi, kerusuhan massal, serta permasalahan global lainnya, sehingga terjadinya kerugian deviden dari obligasi yang dimiliki.
  • Yang terakhir yaitu likuiditas, artinya obligasi dapat dikatakan tidak memenuhi syarat likuiditas produk investasi, sehingga menyebabkan kerugian para investor yang dimana mau tidak mau melakukan penjualan surat berharga para investor dengan kondisi rugi.

2. Kekurangan Saham

  • kekurangan pada produk investasi saham yang pertama yaitu terjadi kerugian atau tidak mendapatkan keuntungan/deviden. Artinya, ketika terjadi kebangkrutan pada perusahaan, pemegang saham tidak akan mendapatkan keuntungan atau pembagian deviden.
  • Perusahaan mengalami Pailit yaitu dimana kondisi perushaan atau terjadi bangkrut, anda bisa kehilangan saham anda.
  • Tekena Suspend, ketiga yaitu suspend, dimana kondisini ini dikarenakan perusahaan tidak mendapatkan izin legalitas lagi di pasar modal.

3. Keuntungan Investasi Obligasi

  • Pendapatan Tetap, yaitu dimana kondisi keuntungan atau bunga yang diperoleh investor dari investasi obligasi ini akan berjalan lebih stabil disetiap bulannya, sehingga perkiraan pendapatan bisa terhitung sejak awal investasi, dan pada umumnya lebih besar dari SBI dan Deposito.
  • Penjualan berasal dari Capital Gain, yaitu dimana posisi keuntungan investor cukup tinggi dari perhitungan selisih harga jual dan harga pada saat membeli.

4. Keuntungan Investasi Saham

  • Deviden : Pendapatan yang dihasilkan dari laba bersih perusahaan penerbit saham.
  • Capital gain :Keuntungan yang diperoleh dari perhitungan selisih harga jual saham dengan harga belinya.

Itulah informasi mengenai perbedaan antara Investasi Saham dan Investasi Obligasi, yang dimana masing masing memiliki ciri yang mendasar, serta perbedaan dari keuntungan dan kerugian yang dimiliki oleh produk investasi saham maupun obligasi. Apabila anda ingin bertanya dan ingin berkonsultasi silahkan tinggalkan dikolom komentar. Jangan lupa untuk terus support kami agar terus berkembang, follow, like, komen, and share artikel kami.

Terima Kasih, Semoga bermanfaat.

Selasa, 30 November 2021

KENALI 10 ISTILAH INVESTASI INI ! APABILA INGIN CUAN MELIMPAH !

KENALI 10 ISTILAH INVESTASI INI ! APABILA INGIN CUAN MELIMPAH !

ISTILAH DALAM DUNIA INVESTASI



Berbicara soal investasi, sangat lah menyeluruh tentang ilmu investasi, artinya investasi ini bersifat universal atau meluas. Bagi anda sebagai pelaku investasi pemula, atau investor pemula ada baiknya anda memahami dan mempelajari tentang investasi, mulai dari pengertian, cara kerja, hingga hasil yang didapat dari investasi ini.

Tidak banyak pelaku investasi yang memfokuskan diri kepada komitment investasinya, dan tidak banyak pula pelaku investasi yang memahami cara kerja investasi saat akan memulainya. Padahal, langkah yang pertama yang harus anda lakukan saat memulai investasi adalah dengan mempelajarinya terlebih dahulu, dengan begitu ketika anda terjun kedalam dunia investasi anda lebih memahami dan cara kerja dari investasi, sehingga anda bisa mendapatkan keuntungan dan tercapainya tujuan anda dalam berinvestasi.

Oleh sebab itu, pentingnya mengenal istilah - istilah yang terdapat dalam dunia investasi ini. Atau bahkan ketika anda sudah benar benar mengusai dan mendalami dunia investasi anda akan lebih cepat dan lebih mendaptkan keuntungan yang lebih besar ! menarik bukan .

Berikut ini akan kami sajikan artikel mengenai pembelajaran tentang istilah - istilah yang terdapat dalam dunia investasi. 



1. Sell & Buy.

Seperti namanya, Sell & Buy atau bisa disebut dengan Jual dan Beli. Dalam dunia investasi memiliki isitilah sell & buy, yang artinya dimana para investor atau pelaku investasi melakukan transaksi dengan manager investasi, baik itu menjual maupun membeli produk investasi. 

2. Return

Return adalah imbal hasil dari aset atu investasi dari investor yang menjadi keuntungan / laba. Return bisa terkumpul apabila target investor atau pelaku investasi telah tercapai. Jadi istilah umumnya Return ini adalah laba atau keuntungan dari modal aset anda.

3. Diversifikasi

Diversivikasi merupakan salah satu teknik dalam dunia investasi. Divesrsifikasi merupakan teknik dimana investor atau pelaku investasi menempatkan modal atau dana investasinya tidak hanya pada satu instrument investasi saja, ini bertujuan supaya, apabila salah satu instrument investasi yang dipilih sedang mengalami surut atau anjlok, masih ada instument investasi lainnya yang dapat memberikan keuntungan, jadi tidak semua dana investasi anda mengalami kerugian.

Sebagai contoh, apabila anda sebagai investor anda akan menanam modal sebesar Rp. 500.000, dan anda membagi modal investasi anda untuk menempatkan kedalam investasi Reksadana dan Emas, yang masing - masing 50% - 50%. Dengan demikian apabila satu tahun kemudian harga emas anjlok, anda masih memiliki aset investasi yang terdapat pada reksada, dengan begitu anda bisa lebih menjaga nilai keuntungan dari modal investasi anda.

4. Cut Loss

Cut Loss sendiri memiliki arti dimana para investor yang menjual aset investasinya dengan posisi rugi, artinya investor menjual aset dengan harga yang lebih rendah dari pada harga saat membeli aset.

5. Manager Investasi

Manager Investasi adalah Pihak atau lembaga yang mengeloloa himpunan dana dari investor sebagai dana bersama, yang nantinya akan dikelola guna untuk mendapatkan keuntungan yang akan diterima oleh nasabah atau investornya. Tentunya Manager Investasi ini sudah mendapatkan izin dan mendapatkan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

6. Portofolio Investasi

Portofolio Investasi adalah sekumuplan aset yang dimiliki oleh pelaku investasi atau investor, yang di Diversifikasikan sebagai indikasi profit dan loss dari aset para investor. Selain itu Portofolio juga menampilkan informasi seberapa banyak nilai aset investasi yang sudah dimiliki.

7. Pasar Modal

Pasar Modal adalah wadah atautempat dimana bertemunya antara investor dan badan usaha yang membutuhkan modal (Emiten). Pasar Modal juga berfungsi sebagai fasilitator kegiatan jual beli antara badan usaha dan investor. Biasanya, pasar modal ini memperdagangkan instrument investasi yang berjangka panjang, seperti Saham, Obligasi, dan Reksadana Jangka Panjang.

8. Lot

Lot adalah istilah yang biasa digunakan pada dunia investasi saham. Jadi umumnya, Lot ini adalah satuan resmi yang digunakan dalam kegiatan jual dan beli saham yang sudah ditetapkan oleh Bursa Efek Indonesia.

Semisal anda akan membeli produk investasi saham dari badan usaha, yang dimana anda diharuskan membeli lot yang dijual persatuannya.

9. Saham Blue Chip

Saham Blue Chip merupakan sebuah kategori dalam dunia investasi saham, Saham Blue Chip ini sendiri hadir sebagai kategori saham unggulan. Artinya Saham Blue Chip ini adalah Kumpulan katergori Saham Unggulan. 

Saham yang memasuki kategori ini, adalah saham yang memiliki angka nilai kapitalisasi pasar diatas 40 milliar .

10. Take Profit

Take Profit merupakan adalah sebuah batasan harga atau nilai keuntungan yang akan diperoleh investor. Take profit ini terjadi apabila investor membeli sebuah produk investasi dengan jangka waktu yang ditentukan, pada saat profit yang telah ditentukan, maka akan tertutup otomatis guna untuk mengamankan keuntungan ata profit investor.

Jadi itulah istilah istilah yang terdapat didunia investasi. Anda dapat mempelajarinya semaksimal mungkin, dengan dasar dan komitmen yang anda miliki. Dengan anda memahami dunia investasi, anda akan dipermudahkan saat terjun langsung kedunia investasi. Selamat mencoba. 

Senin, 29 November 2021

MENGENAL LEBIH DEKAT REKSA DANA - PENGERTIAN REKSADANA, JENIS-JENIS REKSADANA & KELEBIHAN-KEKURANGAN REKSADANA

MENGENAL LEBIH DEKAT REKSA DANA - PENGERTIAN REKSADANA, JENIS-JENIS REKSADANA & KELEBIHAN-KEKURANGAN REKSADANA

REKSA DANA



Mengutip dari judul diatas, Reksa Dana sudah tidak asing lagi di telinga kita. Reksa Dana adalah sebuah tindakan untuk mengumpulkan dana, biasanya dilakukan oleh pemodal yang tidak terlalu mempunyai waktu untuk memikirkan dan memantau resikonya. Reksa Dana juga merupakan suatu himpunan atau instrument untuk mengumpulkan dana masyarakat yang akan dikelola oleh manager investasi yang akan diinvestasikan kedalam surat berharga, seperti Saham, Obligasi, Maupun Pasar Uang (money market).

Pada istilah umumnya, reksadana dapat diartikan sebagai wadah, atau tempat untuk menghimpun modal dari msyarakat sebagai pemodal lokal untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia

Jadi istilahnya, kumpulan dana yang terkumpul pada Reksadana adalah dana bersama dari masyarakat, Sedangkan manager investasi adalah pihak yang dipercaya dimana untuk mengelola dana tersebut.

Jenis - Jenis Reksadana

Secara umum, ada beberapa jenis instrument reksadana yang perlu anda ketahui, yaitu reksadan pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham. Keempat jenis reksadana tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing - masing. Simak penjelasan berikut.

1. Reksadana Pasar Uang

Reksadan pasar uang adalah suatu jenis reksadana yang dimana hadir untuk menginvestasikan himpunan dana pada jenis instrument pasar uang dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun. Ada beberapa bentuk jenis instrument pasar uang yaitu Deposito Berjangka (Time Deposit), Sertifikat Deposito (Deposit Certificate), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Serta jenis instrument pasar uang lainnya.

Dengan hadirnya investasi reksadana pasar uang, yang memberikan tingkat kembalian yang stabil dan minim dari resiko, reksadana pasar uang juga menjaga dari likuiditas dan pemeliharaan modalnya. Namin dengan resiko yang minim, return yang didapatkan juga relatif rendah.

2. Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana pendapatan tetap atau bisa disebut Fixed Income Fund adalah suatu investasi yang dimana menetapkan alokasi investasi kedalam Obligasi dengan minimum investasi 80%. 

Dengan alokasi investasi yang cukup besar, Reksadana pendapatan tetap memiliki return yang cukup tinggi, hingga 10% per-tahunnya. 

Dengan Return per-tahunnya yang cukup tinggi, Reksadana Pendapatan Tetap memiliki resiko yang relatif lebih besar terhadap inflasi dibandingkan dengan Reksadana Pasar Uang.

3. Reksadana Campuran

Reksadana campuran sering dikenal dengan Balance Mutual Fund . Reksadana campuran adalah suatu jenis reksadana yang mengalokasikan dana investasi kedalam portofolio yang berbeda atau bervariasi. Jadi dapat disimpulkan, Instrument apinvestasi yang digunakan dapat berbentuk Saham yang dikombinasikan dengan Obligasi.

Biasanya para investor menggunakan reksadana jenis campuran bertujuan untuk mengembangkan keuntungan dan untuk pertumbuhan harga saham.

Namun resiko yang dimiliki oleh reksadan campuran ini masih tergolong moderat atau seimbang dengan perbandingan tingkat pengembalian atau return yang relatif lebih tinggi dibandinigkan dengan reksadana pendapatan tetap dan reksadana pasar uang.

4. Reksadana Saham

Reksadana saham adalah suatu bentuk investasi yang dimana mengalokasikan dana investasi sebesar 80% kedalam bentuk saham yang memiliki efek besifat ekuitas. Efek bersifat ekuitas ini merupakan saham dari suatu perusahaan (yang biasanya merupakan saham biasa namun termasuk juga saham preferen).

Dengan berinvestasi dengan reksadana saham, dapat memeprtahankan pertumbuhan harga saham dengan efek berjangka. 

Namun, Reksadana saham memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan instrument reksadana lainnya, ini dikarenakan reksdana saham memiliki pengaruh yang cukup erat terhadap inflasi. Dengan hadir memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan reksadana lainnya, reksadana saham juga memiliki kembalian atau return yang jauh lebih tinggi dari instrument reksadana lainnya,

Kelebihan Reksadana

Reksadana hadir dengan menawarkan bebrbagai keuntungan dan juga dengan profil resiko yang berbeda. Bahkan dengan reksadana, ivestor tidak perlu membutuhkan modal besar untuk memulai investasi. 

Melalui reksadana ini, manager investasi sebagai pengelola dana terhimpun akan mengalokasikan ke dalam produk investasi seperti saham, obligasi ataupun deposito, sesuai dengan kebijakan masing-masing dari setiap Manager investasi.

Selain itu dengan berinvestasi dengan reksadana, investor tidak perlu memantau kinerja dari investasinya, ini dikarenakan sudah terdapat manager investasi yang sudah profesional dan terpercaya untuk mengelola dana investasi anda.

Kekurangan Reksadana

Reksadana hadir dengan berbagai macam pilihan instrument, yang dimana menawarkan keunggulan pada masing - masing instrument reksadana. Namun perlu anda ketahui juga perihal kekurangan dan resiko yang dimiliki reksadana, guna untuk mengetahui besar kecilnya peluang anda dalam berinvestasi di reksadana. Adapun kekuranang dan resiko yang dimiliki reksadana adalah sebagai berikut

1. Pencairan Dana Investasi Lebih lama

Dalam berbgai janis instrument aplikasi, seperti emas contoh nya, merupakan salah satu investasi yang sangat mudah dan cepat dalam mencairkan investasi, tidak perlu menunggu lama bahkan dalam hitungan menit saja anda dapat mencaikan investasi emas anda. 

Hal ini berbeda dengan reksadana, reksadana membutuhkan waktu 2-3 hari untuk dapat mencairkan dana atau return investasi anda. Ini terhitung dari permintaan investor untuk mencairkan dana hingga masuk ke rekening pengguna atau investor.

2. Resiko Wanprestasi

Selain itu, terdapat risiko wanprestasi dimana investasi reksa dana tidak bisa diambil ketika manajer investasi gagal menyiapkan dana dalam penjualan unit reksa dana. Hal ini disebabkan adanya penerbit surat berharga yang menjadi obyek investasi Reksa Dana mengalami kegagalan (default) dalam memenuhi kewajibannya.

Setidaknya, itulah beberapa keuntungan reksa dana dan kerugiannya. Anda bisa memilih produk reksadana sesuai kebutuhan anda, dengan memanagement modal anda untuk berinvestasi.

Baca Juga :

Demikian informasi mengenai Investasi Reksadana semoga bermanfaat.

Disclaimer ! Artikel ini merupakan sebuah informasi yang dimana tidak menjajikan terhadapa keuntungan dan kekurangan dalam ber investasi, semua memiliki perubahan terhadap faktor - faktor yang mempengaruhi. Dalam artikel ini juga tidak ada unsur merugikan atau mencemarkan nama baik bagi pihak siapapun. artikel ini murni untuk sumber informasi dari pengalaman penulis. Terima Kasih. 

SUKSES DALAM BER-INVESTASI EMAS

SUKSES DALAM BER-INVESTASI EMAS

MEMUALI INVESTASI EMAS



Investasi emas merupakan salah satu jalan kecil berinvestasi dengan potensi yang cukup stabil. Dalam mengelola investasi Emas, anda harus mengenal lebih jauh lagi untuk resiko dan untung ruginya. meskipun memiliki kondisi yang cukup stabil dibandingkan dengan instrument investasi lainnya, emas juga memiliki resiko baik itu dalam bentuk emas fisik maupun emas digital.

Untuk mencapai kesuksesan dalam ber-investasi emas, tentunya anda harus merencanakan target emas yang akan anda capai selama anda ber-investasi. Selain merencanakan target capaian Investasi Emas, anda perlu merencanakan dan memikirkan faktor lainnya. Berikut ini tips untuk anda yang akan memulai investasi emas. 

1. Merencanakan Tujuan Investasi Yang Jelas

Untuk memulai ber-investasi emas, perlu anda memikirkan dan merencanakan tujuan anda dalam ber-investasi. Memiliki tujuan dalam ber-investasi adalah kunci utama sukses dalam ber-investasi, bukan hanya dalam Investasi Emas, dalam instrument investasi lainnya anda juga perlu tujuan.

Mungkin anda perlu menanyakan pada diri anda sendiri, apa yang ingin kamu capai dari Investasi Emas kamu ? dan berapa lama target yang akan kamu rencanakan untuk mencapai Investasi Emas yang kamu ingin kan ?

Dengan begitu anda selanjutnya bisa lebih konsisten dalam ber-investasi emas ini, selain itu tujuan anda juga harus diimbangi dengan modal investasi yang akan anda tanam sedikit demi sedikit, dengan mengimbangi antara tujuan dan modal untuk membeli emas dengan besaran tertentu, yang sesuai dengan kemampuan finansial anda, pundi - pundi emas yang anda miliki akan bertambah dengan stabil, dan apabila sudah mencapai hasil tujuan anda akan lebih maksimal.

2. Ikuti dan Memantau Perkembangan Harga Emas

Tips yang kedua yaitu dengan memantau dan mengikuti perkembangan harga pasar Emas terkini. Kebanyakan para investor pemula terlalu bernafsu dengan langsung membeli emas. Mengapa mengecek harga pasar emas ini sangat penting ? yap, betul ini dikarenakan harga pasar emas yang naik turun, dari waktu kewaktu, bahkan dalam hitungan detik saja !

Dengan mengikuti dan memantau harga emas, anda bisa tau berapa jumlah harga , dan total emas yang akan anda dapatkan saat membeli pada hari tersebut, selain itu anda bisa membandingkan dengan harga emas terdahulu untuk mengetahui seberapa besar anda memiliki profit dan rugi dalam berinvestasi pada jangka waktu update terbaru harga emas.

Jadi, ketika harga emas sedang memiliki penurunan, anda bisa membelinya, karena pasti dimasa mendatang akan memiliki nilai harga yang lebih tinggi, sehingga anda mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Selanjutnya anda harus memantau dan mengikuti perkembangannya, dan jangan membiarkannya meskipun bisa dibilang Emas memiliki grafik pergerakan emas cukup stabil

3. Memilih Instrument Investasi dan Tempat Membeli Emas

Selanjutnya, apabila anda ingin ber-investasi emas, anda harus menentukan emas fisik atau emas digital yang akan anda investasikan. Setelah memilih dari salah satu Instrument Investasi Emas tersebut, anda bisa memilih dan mencari tempat yang terpercaya untuk membeli emas

Misal, anda ingin berinvestasi emas dalam bentuk fisik, tentunya anda perlu mencari toko penjual emas yang terpercaya, anda perlu cek dan melihat latar belakang tempat tersebut, dan pastinya temapat tersebut sudah memiliki status yang sah, Misal Toko Emas Gadjah Muda, dan semacamnya. Dan apa bila anda memilih untuk ber-investasi emas dalam bentuk emas digital, anda perlu memilih platform yang terpercaya, dan sudah mendapat legalitas dan pengawasan dari OJK. 

Anda perlu berhati - hati terhadap penipuan, dengan modus memberikan penawaran menarik yang  menjajikan hasil investasi diluar batas wajar, dan melebihi harga pasar emas. Bagi anda yang ingin memiliki keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat, pasti anda menjadi santapan utama bagi para penipuan ini. Investasi emas ini merupakan salah satu investasi dalam waktu yang berjangka panjang, jadi apabila ada yang menawarkan dengan jumlah hasil investasi emas dengan waktu singkat 1-3 bulan sudah dipastikan itu penipuan, jadi harap berhati - hati ya kawan. 

4. Menentukan Waktu dan Jumlah Investasi

Dalam ber-investasi, modal merupakan salah satu faktor dimana anda bisa mencapai tujuan anda. yang dibutuhkan hanya konsisten dan ke-stabilan anda dalam ber-investasi dengan modal yang anda miliki. Management keuangan anda sebaik mungkin untuk modal dalam investasi, tidak harus meiliki modal yang besar, namun yang pasti, meskipun modal anda tidak terllu besar namun anda konsisten dalam ber-investasi, maka dalam waktu yang sudah anda tentukan akan terkumpul, benar sekali sedikit demi sedikit, lama - lama menjadi bukit.

Contoh Pada kasus ini, semisal anda memiliki pendapatan tetap gaji bulanan anda sebesar 4.700.000, dan anda memiliki rencana menikah pada 5 tahun kedepan, sisihkan uang anda di tiap bulannya sebesar Rp. 500.000 untuk membeli emas dan setelah tahun ke 5, lengkap 60 bulan, tinggal mengalikan saja jumlahnya, 60 bulan x Rp. 500.000 = Rp. 30.000.000 , dengan begitu anda telah mencapai sesuai target investasi anda.

Jadi itulah tips bagi anda yang akan memulai ber-investasi Emas, baik litu dalam bentuk emas fisik atau emas digital. Perlu dipahami kegagalan dalam ber-investasi adalah kesalah bagi setiap investor yang kurang memahaminya seluk beluk investasi, teruslah belajar, mencoba, dan jangan melakukan hal yang tidak perlu anda lakukan dalam ber-investasi. Semoga Bermanfaat.