Investasi sudah marak dikalangan penduduk didunia ini. Beragam jenis instrument investasi yang ada, menjadi pilihan favorit bagi setiap investor. Investasi ini suatu hal yang tidak sulit dilakukan namun apabila anda salah dalam merencanakan Investasi akan menjadi sebuah kegagalan.
Meskipun pada saat ini perbandingan penduduk Indonesia dengan negara lain pada dunia Investasi masih tertinggal. Kurangnya wawasan akan dunia Investasi merupakan salah satu penyebab faktor utamanya. Dalam ber-Investasi, selain dapat menambah pundi - pundi kekayaan, dengan Investasi juga dapat melindungi nilai keuangan anda dari segala bentuk gejolak perekonomian dan inflasi didunia ini.
Pada saat ini, sudah banyak instrumen investasi yang memudahkan para investor untuk melakukan transaksi, namun dengan demikian perlu anda pahami, bahwa investasi ini adalah sebuah cara atau bisa disebut sebagai peluang bagi anda yang inign mempersiapkan kesejahteraan dimasa mendatang. Mendasari gagasan tersebut Investasi ini memliki jenis - jenis tersendiri, yang bisa anda pilih sesuai dengan tujuan utama anda dalam ber-Investasi. Selain dengan meninjau resiko dalam berinvestasi, dan menentukan tujuan anda dalam ber-investasi, yang perlu anda lakukan adalan mempertimbangkan jangka waktu Investasi
Berdasarkan gagasan tersebut, ada tiga jenis instrumen investasi, yaitu Investasi Jangka Pende, Investasi Jangka Menegah, dan Investasi Jangka Panjang.
Investasi Jangka Pendek
Dilihat dari nama instrument investasinya, Investasi jangka pendek adalah sebuah investasi yang dimana tenor tanam modal hanya dalam jangka waktu 3 sampai 12 bulan saja. Singkatnya, investasi jangka pendek ini adalah sebuah investasi yang sifatnya sementara, dan yang pada umumnya investasi jangka pendek ini mudah ditarik pada jangka waktu yang singkat saja.
Jenis investasi ini biasanya dilakukan oleh investor yang bertujuan untuk mengamankan keuangan saja, tidak untuk mendapatkan imbal hasil secara deviden dari hasil investasi jangka pendek. Namun ada beberapa investor yang memanfaatkan Investasi jangka pendek sebagai menanam modal dengan memanfaatkan naik turunnya suku bunga yang berubah dari waktu ke waktu. Dengan demikian Investasi jangka pendek ini menjadi salah satu strategi tersendiri bagi para investor untuk menambah nilai investasinya.
Adapun produk investasi berjangka pendek adalah, seperti Deposito, Reksa Dana, dan Peer to Peer Landing.
Investasi Jangka Menengah
Investasi jangka menengah merupakan Investasi yang dimana tenor waktu antara 1 sampai 5 tathun. Investasi jangka menengah ini sangat cocok untuk anda yang memeliki tujuan ingin melanjutkan sebuah pendidikan, untuk membeli rumah, kebutuhan pernikahan dan semacamnya.
Investasi jangka menengah memiliki kelebihan tersendiri dibanding dengan investasi jangka pendek, yang dimana imbal hasil akan lebih maksimal ketimbang investasi jangka pendek. Namun dengan demikian, resiko yang dimiliki oleh jangka menengah ini juga lebih besar dari investasi jangka pendek, yaitu pada waktu, dimana jangka waktu pada investasi jangka menegah lebih panjang dari pada investasi jangka pendek, ini berarti semakin besar munculnya resiko yang tidak bisa anda ketahui dimasa mendatang. meskipun demikian, invetasi jangka menegah ini menjadi salah satu jenis investasi yang favorit dikalanagan investor pemula, dan investor muda.
Jadi, perlu diperhatikan, bahwasannya, semakin kecil resiko dalam investasi, sebanding dengan imbal hasil yang didapat, begitupun dalam investasi yang memiliki resiko yang cukup tinggi, akan sebanding dengan imbal hasil yang di peroleh.
Investasi jangka panjang
Investasi Jangka Panjang merupakan Investasi yang diimplementasikan dalam jangka waktu diatas 5 tahun. Jenis investasi jangka panjang ini sangat banyak manfaatnya bagi anda sebagi Investor yang ingin mempersiapkan kesejahteraan dimasa mendatang. Meskipun investasi jangka panjang memilik resiko yang lebih besar dari dua jenis investasi lainnya, yaitu investasi jangka pendek dan jangka menengah, return atau imbal hasil yang anda dapatkkan juga semakin besar.
Biasanya, investor memilih investasi jangka panjang ini untuk mempersiapkan haritua, masa pensiun, dan tunjuangan hari tua. Anda dapat menempatkan dana anda kedalam instrument investasi yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, seperti Emas, Saham, Obligasi, dan Reksadana Saham
Meskipun memiliki sifat resiko tingi (High Risk) Investasi jangka panjang juga memiliki kelebihan yaitu semakin tinggi imbal hasil yang di dapatkan (High Return) . Ini dikarenakan investasi jangka panjang mengikuti harga pergerakan pasar, seperti Emas yang memiliki nilai yang sangat fluktuatif dari waktu ke waktu.
Demikian Penjelasan singkat mengenai 3 Jenis Investasi . Semoga bermanfaat.
Anda pilih yang mana ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar